Apakah sebuah lagu mencapai performa terbaik bila dinyanyikan sendiri oleh penciptanya untuk dirinya sendiri? Dalam banyak kasus hal ini berlaku. Namun dalam banyak kasus lain tidak. Bagaimana dengan lagu ini?

Sebelum meneruskan membaca, silakan simak dulu dua video ini. Video pertama adalah video asli yang dirilis tahun 1994 oleh Mariah Carey. “Video” kedua adalah rekaman baru tahun 2011 oleh Michael Buble.

Video pertama:

Video kedua:

Sudah lihat? Well, lagu ini, “All I Want for Christmas” sekarang diterima sebagai “a christmas classic”. Ditulis sendiri oleh Mariah Carey dan Walter Afanasieff, tentu lagu ini sudah dicocokkan dengan karakter vokal Mariah Carey. Lagu ini sendiri dirilis pertama kali di akhir tahun 1994, delapan belas tahun yang lalu. Walau demikian, apakah ada orang lain yang menyanyikan lagu ini dengan lebih baik?

Selain Mariah Carey, lagu ini pernah juga dinyanyiakan oleh berbagai penyanyi. Michael Buble adalah salah satu yang terbaik. Selain itu, Mariah Carey pernah menyanyikannya bersama dengan Justin Bieber. Shania Twain pernah membawakannya dalam sebuah penampilan live. Penyanyi dari Filipina Christian Bautista dan Sitti Navaro masing-masing pernah juga merilis lagu ini dalam albumnya. Selain itu tercatat John Mayer, Amber Riley (Glee), Lady Antebellum, Whitney Duncan, dan pemenang X-Factor Alexandra Burke. Sumber ini menyebut ada tiga belas versi yang layak anda nilai satu per satu.

Muncul pembahasan di jagat maya, siapakah yang membawakan lagu ini dengan performa terbaiknya. Kita mengenal lagu ini sebagai lagu gembira yang dinyanyikan dengan meriah oleh Mariah Carey. Kita juga ingat bagaimana Mariah beraksi di berbagai versi videonya. Dentingan bel yang terdengar hampir sepanjang lagu membawa kita, dalam suasana hati apapun, ke dalam suasana liburan yang menghanyutkan. Dalam versi “festive”, bahkan Mariah menyanyikannya lebih meriah. Lebih upbeat dan lebih ceria.

Dari sekian versi itu, milik Lady Antebellum dan milik Michael Buble adalah yang dinyanyikan paling jauh dari versi aslinya. Versi Lady Antebellum dihiasi dengan melodi musik pengiring yang lebih indah. Bila di atas sudah ada versi asli dan versi Michael Buble, maka dua versi berikut akan menyajikan kontras yang sama.

Video ketiga:

Video keempat:

Jelas sudah bahwa dari empat versi ini, versi milik Michael Buble adalah yang terbaik. Buble dan produsernya sendiri mengaku bahwa butuh waktu kurang lebih tujuh bulan sampai lagu ini menemukan bentuk seperti yang akhirnya direkam. Buble menggarisbawahi bahwa lagu ini dinyanyikan seperti ini terinspirasi dari aransemen sederhana yang dilakukan seorang pemain bas. Buble menyebut versi yang dinyanyikan lebih slower, heartfelt, dan took the lyric to another place. Tujuan Buble agar lagu ini jauh dari ekpektasi normal tercapai dengan sempurna: sederhana, intim, dan mudah dipahami.

Mariah Carey tidak menyanyikan lagu ini. Dia berpesta dengan ceria menantikan orang yang dicintai.

Michael Buble tidak juga menyanyikan lagu ini. Dia berdoa dan memohon dengan sungguh-sungguh kehadiran orang yang dicintainya.

Buble wins. Period.

PS: Mohon maaf, versi Justin Bieber duet dengan Mariah Carey tidak saya anggap eksis.