“A tiger is not your friend…”

 Piscine Molitor Patel, memilih untuk dipanggil Pi, tidak pernah menyangka bahwa satu malam dalam hidupnya dapat mengubah sisa perjalanan hidupnya sedrastis ini. Ayah, ibu, dan kakaknya tenggelam bersama sebuah kapal kargo yang mereka naiki dalam perjalanan dari India ke Kanada. Perjalanannya sampai ke daratan Amerika dilanjutkan dalam sebuah sekoci bersama seorang harimau Bengal bernama Richard Parker.

Bahasa novel selalu berbeda dengan bahasa sinematografi. Dalam “Life of Pi”, saya merasa Ang Lee sungguh-sungguh menghidupkan apa yang ditulis oleh Yann Martel dalam bentuk permainan warna dan keindahan efek visual yang menakjubkan. Penonton di Jogja kebetulan tidak ditawari pilihan dan harus menikmati film ini dalam tiga dimensi. Tiga dimensi yang benar, bukan tiga dimensi yang mengecewakan seperti seri film bajak laut yang dibintangi Johnny Depp.

Saya sangat menikmati permainan warna dalam film ini. Keindahan India, romantisme kebun binatang, eksotisme warna pada perempuan India, dan penggambaran peristiwa yang dramatis. Musik yang serasi seimbang juga memperindah film ini. Terserah orang akan bilang apa, saya berpikir sepanjang film ini diputar bahwa film ini sengaja dibuat dengan warna yang indah untuk menutupi kekosongan hidup Pi dan Richard Parker di dalam sekoci.

Richard Parker bukanlah sahabat dalam arti sesungguhnya pada hidup Pi. Walaupun mereka berbagi tempat dalam satu sekoci dan Pi berusaha keras menjinakkan Richard Parker, keduanya membutuhkan satu sama lain bukan dalam keintiman persahabatan. Pi, menunjukkan pada kita, bahwa Tuhan memberikan kita suatu hal yang kita benci atau kita takuti karena Tuhan ingin kita fokus.

Sama seperti hidup kita. Hal-hal yang tidak kita sukai selalu nampak mengganggu jalan kita. Namun hal-hal itu membuat kita fokus. Ada tujuan-tujuan jangka pendek yang kita ingin capai sehingga kita bisa melewati satu fase hidup dan meneruskan hidup kita dengan lebih tegar. Kesulitan memberikan kita tujuan jangka pendek untuk mendewasakan kita.

Tontonlah film ini. Gambar dan musiknya yang indah akan menghibur anda, dan Tuhan akan hadir di akhir film tanpa anda sadari. Salam! (RAD)