jalanditutuf

Foto ini diambil tanggal 18 Oktober 2008 di gedung lama RSUD Sekayu, Kab. Musi Banyuasin, Sumsel. Orang-orang di Sekayu ini memang agak rancu dalam memakai huruf “F”, “V”, dan “P”. Kadang-kadang keterlaluan seperti yang terlihat di atas. Semua yang memakai “F” selalu dibaca “P”. Ini sih tidak aneh karena banyak tempat di Indonesia juga begitu. Yang saya heran adalah, setiap kata yang memakai “P” justru diterjemahkan menjadi “F” pada tulisannya, contohnya: filek (pilek). Jadi, kalau ada orang yang berkenalan bernama “PITA”, saya selalu bertanya, “PITA-nya pakai “ep” (dua tangan membentuk simbol huruf “F”), atau “pe” (dua tangan membentuk simbol huruf “P”), atau pakai “pe” (tangan kanan membentuk victory). Ada-ada aja!