semalem saya jemput sps baru untuk rs saya. selama ini dia kerja di salah satu rs di jambi. nah, kedatangannya membawa berita bahwa di jambi ada buaya yang menikah dengan ular. tamu-tamunya orang-orang terhormat pula. komentar sprm yang ikut nemenin jemput sps, “apa di jambi ini sudah habis, orang yang bisa dikawin…”

jadi ceritanya adalah seperti ini. ada seorang ibu yang secara gaib hamil dan melahirkan. belasan tahun kemudian si anak ini, yang berwujud buaya, minta dinikahkan dengan ular yang berasal dari kalimantan. tidak berhenti sampai di sini. tentu ada tentangan dari umat di sekitar dan juga dari perangkat desa.

berita selengkapnya bisa dibaca di sini dan di sini.

pertanyaan kita:
1. sesuai sprm: apa bener orang jambi sudah habis, yang bisa dikawinkan?
2. bagaimana bisa si ular berenang dari kalimantan ke jambi? (melintasi laut jawa dan selat malaka?) trus itu ular apa bisa survive di air asin…?
3. apa plug and socketnya bisa pas saling masuk dan menerima? secara bentuknya beda banget.
4. apakah definisi waras buat saya berbeda dengan definisi waras buat orang lain?